Daftar 24 Tempat Wisata di Lampung yang Hits

Tempat Wisata di Lampung

Tempat Wisata di Lampung

Menjelajahi pesona destinasi di ujung selatan Sumatera, tempat wisata di Lampung menawarkan pengalaman liburan yang jauh lebih beragam dari sekadar persinggahan pelabuhan. Provinsi yang berbatasan langsung dengan Selat Sunda ini menyimpan kekayaan alam luar biasa, mulai dari garis pantai yang masih alami hingga pegunungan hijau dengan udara sejuk. Kamu mungkin selama ini mengenal Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, tetapi jika menggali lebih dalam, kamu akan menemukan surga tropis yang siap memanjakan mata dan jiwa.

Tempat Wisata di Lampung

Pulau Sumatera memang terkenal dengan lanskap dramatisnya, dan Lampung menjadi gerbang pembuka petualangan tersebut. Dengan garis pantai panjang membentang, gugusan pulau kecil di Selat Sunda, serta taman nasional kelas dunia, provinsi ini layak masuk dalam daftar tujuan wisatamu berikutnya. Mari telusuri satu per satu pesona yang ditawarkan oleh tempat wisata di Lampung.

1. Pulau Pahawang

Pulau Pahawang menjadi primadona utama wisata bahari di provinsi ini. Kamu akan menemukan dua pulau utama, yaitu Pahawang Besar dan Pahawang Kecil. Pahawang Kecil tidak berpenghuni dan menyuguhkan keindahan bawah laut yang masih perawan dengan terumbu karang warna-warni serta ikan tropis yang berenang bebas. Aktivitas snorkeling dan diving menjadi agenda wajib saat menginjakkan kaki di sini. Banyak wisatawan memanfaatkan jasa open trip dari Dermaga Ketapang, Pesawaran, dengan estimasi biaya tahun 2026 ini mulai Rp150.000 hingga Rp450.000 per orang. Pengalaman menginap di homestay apung memberikan sensasi tersendiri, di mana kamu bisa melihat laut dari sela-sela papan lantai.

2. Teluk Kiluan

Teluk Kiluan di Kabupaten Tanggamus menawarkan pengalaman yang sulit kamu lupakan. Di sini, kamu bisa menyaksikan ratusan lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus) berenang dan melompat di habitat aslinya, bukan di kolam pertunjukan . Aktivitas menyaksikan lumba-lumba ini hanya bisa kamu nikmati pada pagi hari. Para nelayan setempat akan mengajakmu berlayar dengan perahu tradisional saat subuh hingga pukul 08.00 WIB. Setelah puas bermain dengan lumba-lumba, kamu bisa mengunjungi Laguna Gayau atau bersnorkeling di Pulau Kiluan yang airnya masih jernih.

3. Pantai Gigi Hiu

Berlokasi di Desa Pekon Susuk, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Pantai Gigi Hiu menawarkan pemandangan yang sangat fotogenik. Nama pantai ini berasal dari gugusan batu karang tajam yang menjulang menyerupai deretan gigi hiu . Pemandangan ini terlihat sangat dramatis, terutama saat air laut surut dan saat matahari terbenam. Meski tidak cocok untuk berenang karena ombaknya besar, pantai ini menjadi surga bagi para fotografer yang ingin mengabadikan keindahan alam yang unik.

4. Pantai Tanjung Setia

Bagi kamu pecinta olahraga selancar, Pantai Tanjung Setia di Pesisir Barat Lampung adalah destinasi yang wajib masuk daftar. Ombaknya yang konsisten dan panjang telah menarik perhatian peselancar profesional dari berbagai negara. Ombak di sini bisa mencapai tinggi 4 hingga 6 meter pada musim terbaik antara bulan April hingga Oktober. Pantai ini pernah menjadi tuan rumah ajang World Surf League (WSL), membuktikan kualitas ombaknya yang mendunia.

5. Pulau Tegal Mas Resort

Terletak di perairan Pesawaran, Pulau Tegal Mas Resort menawarkan pengalaman liburan eksklusif di tengah laut. Dikelilingi air jernih dan pasir putih, pengunjung bisa melakukan snorkeling, diving, atau bermalam di vila terapung yang nyaman. Resort ini sering menjadi pilihan pasangan yang ingin menikmati suasana romantis jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

6. Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur telah mendapat pengakuan global sebagai pusat konservasi gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus). Di sini, kamu tidak hanya melihat gajah dari kejauhan, tetapi juga bisa berinteraksi langsung dengan memandikan dan memberi makan mereka didampingi pawang. Pengelola kini mengusung konsep konservasi satwa dengan mengutamakan kesejahteraan hewan, sehingga atraksi menunggang gajah sudah tidak diperbolehkan lagi .

Tiket masuk TNWK tahun 2026 dibanderol Rp20.000 per orang pada hari kerja dan Rp30.000 pada hari libur untuk wisatawan domestik . Selain gajah, taman nasional ini juga menjadi habitat harimau Sumatera, badak, dan berbagai jenis burung langka.

7. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) merupakan salah satu situs Warisan Dunia UNESCO yang membentang dari ujung selatan Lampung hingga Bengkulu . Kawasan hutan hujan tropis ini menjadi habitat terakhir bagi tiga satwa kritis di dunia: gajah Sumatera, harimau Sumatera, dan badak Sumatera. Kamu bisa melakukan trekking, bird watching, hingga mengunjungi air terjun di dalam kawasan. Pengalaman berpetualang di TNBBS bukan sekadar wisata biasa, melainkan perjumpaan langsung dengan upaya konservasi nyata.

8. Taman Kupu-Kupu Gita Persada

Terletak di Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Taman Kupu-Kupu Gita Persada berdiri sejak tahun 1997 di atas lahan seluas 4,8 hektar . Taman ini menjadi habitat bagi lebih dari 100 spesies kupu-kupu yang beterbangan bebas. Kamu bisa mengunjungi museum dengan koleksi sekitar 140 jenis kupu-kupu yang diawetkan, lengkap dengan fasilitas rumah pohon, tempat bermain anak, dan spot foto menarik.

9. Danau Ranau

Danau Ranau menjadi danau terbesar kedua di Pulau Sumatera. Berada di perbatasan Lampung Barat dan Sumatera Selatan, danau ini menawarkan panorama luar biasa dengan latar Gunung Seminung yang megah. Pulau Marisa yang berada tepat di tengah danau menambah pesona kawasan ini.

Kamu bisa menyewa perahu untuk mengelilingi danau, memancing, atau sekadar bersantai menikmati semilir angin sore. Penginapan dengan pemandangan langsung ke danau tersedia bagi kamu yang ingin menikmati sunrise spektakuler.

10. Bukit Pangonan

Berlokasi di Kabupaten Pringsewu, Bukit Pangonan menawarkan pemandangan asri pepohonan hijau dengan berbagai atraksi menarik. Pengelola menyediakan spot-spot foto dengan latar belakang titian hati dari susunan bunga dan tatanan lanskap yang unik. Tempat ini cocok bagi kamu yang gemar berfoto ria bersama teman atau keluarga.

11. Puncak Mas

Puncak Mas di Bandar Lampung menyajikan panorama kota dari ketinggian. Dilengkapi gardu pandang dan area kuliner, tempat ini populer di kalangan anak muda, terutama saat malam hari ketika lampu kota mulai menyala menciptakan pemandangan romantis.

12. Air Terjun Kembar Rindu Alam

Air Terjun Kembar Rindu Alam atau Randu Kembar menyuguhkan fenomena langka: dua aliran air berdampingan dengan karakter berbeda. Sisi kiri menampilkan aliran lembut seperti tirai tipis, sementara sisi kanan menghadirkan jatuhan air deras dan kuat. Tebing curam memisahkan keduanya, menciptakan kontras yang sama-sama menawan .

Berada di Caringin Asri, Way Ratai Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, air terjun ini dikelilingi hutan lebat yang masih alami. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, kamu akan disuguhi pepohonan rindang yang tertata alami, memberikan kesan teduh sejak pertama melangkah .

13. Air Terjun Curup Tujuh

Air Terjun Curup Tujuh di Kabupaten Lampung Tengah memiliki ketinggian mencapai 75 meter dengan sumber aliran dari tujuh aliran Hulu Sungai Way Seputih . Perjalanan menuju lokasi cukup menantang dan cocok bagi kamu penyuka petualangan. Akses jalan yang sulit dilalui kendaraan roda empat membuat masyarakat setempat menyewakan jasa motor trail untuk mencapai lokasi.

14. Air Terjun Putri Malu

Terletak di Kabupaten Way Kanan, Air Terjun Putri Malu memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan arus air yang menyerupai punggung perempuan. Air terjun ini berada di tengah hutan tropis yang masih terjaga keasriannya, menawarkan ketenangan jauh dari kebisingan kota.

15. Air Terjun Ciupang

Berada di Kabupaten Pesawaran, Air Terjun Ciupang belum begitu ramai dikunjungi wisatawan sehingga masih sangat asri dan bersih. Keistimewaan utama objek wisata ini adalah struktur dinding jurangnya yang khas, seperti tembok bebatuan yang diukir secara alami.

16. JungleSea

Tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan pariwisata Lampung dengan hadirnya JungleSea, taman hiburan tepi pantai pertama di Indonesia yang berlokasi di Kalianda Nirwana Resort, Lampung Selatan. Hasil kolaborasi antara PT Krakatau Lampung Tourism Development dan PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk ini menyuguhkan lebih dari 20 atraksi menarik. Konsepnya memadukan wahana modern dengan latar belakang alam pesisir yang indah. Di dalamnya terdapat Dunia Dinosaurus yang edukatif, area kolam renang luas, Mini Zoo interaktif, serta berbagai spot foto estetik dengan akses langsung menuju pantai.

17. Navara City Park

Berlokasi strategis di Jalan Pangeran Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung, Navara City Park hadir sebagai ikon wisata keluarga baru dengan konsep family leisure park . Diresmikan pada akhir tahun 2025, taman rekreasi modern ini menawarkan lebih dari 30 wahana seru hanya dengan satu tiket masuk. Kamu bisa menikmati Bianglala, Komedi Putar, Bumper Car, Mini Coaster, Flying Chair, hingga Waterpark lengkap dengan kolam ombak, kolam arus, dan kolam anak. Pada malam hari, Dancing Fountain memukau pengunjung dengan pertunjukan air mancur menari yang indah.

18. Taman Wisata Lembah Hijau

Taman Wisata Lembah Hijau di Bandar Lampung mengadopsi konsep Singapore Zoo di mana satwa tidak dikurung, tetapi ditempatkan pada kandang open exhibit dengan pohon-pohon besar seperti di habitat aslinya . Saat ini terdapat sedikitnya 400 satwa dari 66 jenis, dengan 51 jenis di antaranya merupakan satwa dilindungi. Taman ini juga sukses mengembangbiakkan satwa langka seperti gajah, beruang madu, siamang, dan kakaktua.

19. Farmday Mountain Side

Belum sebulan dibuka pada Desember 2025, Farmday Mountain Side di kawasan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman langsung disambut antusias lebih dari 6.000 pengunjung . Berada di dekat Gunung Betung dengan ketinggian 1.240 meter di atas permukaan laut, tempat ini menawarkan kesegaran udara pegunungan. Kamu bisa berinteraksi langsung dengan puluhan rusa yang dipelihara di sana sambil menikmati kopi di kafe yang tersedia. Tiket masuknya tahun 2026 ini sangat terjangkau, hanya Rp15.000 per orang.

20. Pinus Eco Park

Terletak di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Sumber Jaya, Lampung Barat, Pinus Eco Park menawarkan pengalaman liburan nyaman di tengah alam. Dengan tiket masuk hanya Rp5.000, kamu bisa menikmati berbagai fasilitas seperti toilet, mushola, dan spot foto menarik dengan latar belakang hutan pinus asri .

Udara sejuk pegunungan dan rindangnya pohon pinus menciptakan suasana menenangkan. Ajak keluarga atau teman untuk mencoba wahana flying fox atau sekadar berkemah menikmati malam berbintang. Jangan lupa mengabadikan momen di setiap sudutnya karena banyak spot foto menarik menanti .

21. Menara Siger

Berdiri megah di Bukit Gamping, Bakauheni, Menara Siger menjadi ikon provinsi Lampung yang menyambut wisatawan dari arah Pulau Jawa . Dari puncak menara, kamu bisa menikmati panorama Teluk Lampung dan Selat Sunda yang membentang luas. Mahkota Siger pada menara melambangkan Balaputra Dewa, seorang raja sakti dari Sekala Berak. Tempat ini sering menjadi lokasi acara budaya dan spot favorit berfoto dengan latar langit biru dan lautan lepas.

22. Taman Purbakala Pugung Raharjo

Bagi pencinta sejarah, Taman Purbakala Pugung Raharjo menyimpan ribuan tahun peradaban. Situs megalitikum ini memiliki punden berundak, batu bergores, hingga benteng primitif peninggalan zaman purba. Berkunjung ke sini seperti melakukan perjalanan waktu menyaksikan kehidupan masyarakat prasejarah.

Lampung Selatan sendiri memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang menghubungkan Sumatera dengan Jawa. Letak geografisnya yang strategis menjadikan wilayah ini berkembang sebagai pusat perdagangan dan budaya sejak masa lampau .

23. Desa Wisata Rigis Jaya

Desa Rigis Jaya di Lampung Barat bukan sekadar tempat produksi kopi, melainkan ekosistem di mana manusia dan alam tumbuh bersama . Pemandangan paling ikonik di sini adalah deretan jemuran kopi di halaman rumah penduduk dengan latar belakang perbukitan hijau. Keramahan warga yang hampir selalu menawarkan secangkir kopi robusta panas menciptakan pengalaman budaya bertamu yang sangat hangat dan autentik.

24. Desa Wisata Kelawi

Desa Kelawi di Lampung Selatan memadukan pesona pantai dengan tebing-tebing batu yang gagah. Di balik keindahan Pantai Minang Rua, tersimpan sisi edukatif melalui konservasi penyu yang dikelola warga. Keunikan desa ini adalah fenomena alam langka di mana air terjun berada sangat dekat dengan bibir pantai.

Panduan Berwisata ke Lampung

1. Waktu Terbaik Berkunjung

Musim kemarau antara bulan April hingga Oktober menjadi waktu ideal untuk mengunjungi destinasi pantai dan taman nasional . Pada periode ini, cuaca cerah mendukung aktivitas outdoor seperti snorkeling, tracking, dan berperahu.

2. Akses dan Transportasi

Kamu bisa mencapai Bandar Lampung dengan pesawat dari Jakarta, Surabaya, dan beberapa kota besar lainnya . Alternatif lain, perjalanan darat dari Jakarta melalui Tol Trans-Jawa hingga Pelabuhan Merak hanya memakan waktu sekitar 2-3 jam, dilanjutkan penyeberangan kapal feri ke Bakauheni kurang dari 2 jam. Dari Bandar Lampung, menyewa motor atau mobil menjadi pilihan terbaik karena transportasi umum terbatas di beberapa daerah wisata.

3. Tips Berwisata

Rencanakan itinerari dengan baik dan bawa perlengkapan lengkap seperti sunblock, obat nyamuk, dan pakaian nyaman untuk aktivitas outdoor . Hormati budaya lokal saat mengunjungi kampung adat dan jaga kebersihan dengan selalu membawa kantong plastik sendiri untuk sampah, terutama saat berkunjung ke pulau-pulau kecil.

Lampung telah membuktikan diri sebagai destinasi wisata lengkap yang menawarkan pengalaman tak terlupakan. Dari keindahan bahari Pulau Pahawang, petualangan di Taman Nasional Way Kambas, hingga pesona budaya Desa Rigis Jaya, provinsi di ujung selatan Sumatera ini menyimpan sejuta pesona yang menanti untuk kamu jelajahi. Dengan akses mudah dan biaya terjangkau, tidak ada alasan untuk menunda perjalananmu ke “The New Bali”. Bagikan artikel ini kepada teman-temanmu yang sedang mencari destinasi liburan berikutnya, dan jadikan Lampung sebagai tujuan wisata andalan keluargamu.

Baca juga:

Referensi:

  1. https://dispar.bandarlampungkota.go.id/destinasiwisata.html
  2. https://disparekraf.lampungprov.go.id/detail-post/5-destinasi-wisata-hits-di-lampung-untuk-mengisi-libur-akhir-tahun-2025

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa destinasi wisata bahari terbaik di Lampung?

Pulau Pahawang dan Teluk Kiluan menjadi dua destinasi bahari paling populer. Pulau Pahawang menawarkan keindahan bawah laut dengan terumbu karang dan ikan tropis untuk snorkeling serta diving . Sementara Teluk Kiluan terkenal dengan atraksi lumba-lumba liar yang bisa kamu saksikan setiap pagi.

2. Bagaimana cara menuju Taman Nasional Way Kambas?

Dari Bandar Lampung, kamu bisa menempuh perjalanan darat selama 2-3 jam menuju Lampung Timur menggunakan kendaraan pribadi atau travel khusus. Belum ada angkutan umum yang secara khusus melayani rute menuju TNWK. Kamu bisa masuk melalui tiga pintu di Desa Labuhan Ratu VI, Labuhan Ratu VII, dan Labuhan Ratu IX, di mana warga desa menyediakan mobil pariwisata untuk menjelajah kawasan taman nasional.

3. Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Tanjung Setia?

Musim terbaik untuk berselancar di Pantai Tanjung Setia adalah antara bulan April hingga Oktober, dengan puncak ombak tertinggi pada Juni hingga Agustus mencapai 6-7 meter. Jika kamu hanya ingin menikmati suasana pantai tanpa berselancar, waktu kunjungan di luar bulan-bulan tersebut tetap menawarkan pemandangan indah dengan ombak lebih bersahabat.

4. Apakah ada destinasi wisata modern di Lampung?

Ya, Lampung kini memiliki beberapa destinasi wisata modern seperti JungleSea, taman hiburan tepi pantai pertama di Indonesia yang berlokasi di Kalianda Nirwana Resort, Lampung Selatan. Selain itu, ada Navara City Park di Bandar Lampung yang menawarkan lebih dari 30 wahana seru termasuk waterpark dan dancing fountain.

5. Apa saja oleh-oleh khas yang bisa dibawa dari Lampung?

Lempok Durian atau dodol durian menjadi oleh-oleh paling populer dari Lampung. Kamu juga bisa membawa kain tapis yang merupakan wastra tradisional dengan motif khas, serta berbagai kerajinan tangan lainnya. Untuk oleh-oleh kuliner, sambal Lampung dan kopi robusta lokal juga menjadi pilihan tepat.

Scroll to Top