Tempat Wisata di Bengkulu
Tempat wisata di Bengkulu menawarkan pengalaman liburan yang begitu kaya, memadukan keindahan alam yang memesona dengan jejak sejarah yang mendalam. Provinsi yang terletak di pesisir barat Pulau Sumatra ini memang sering kali luput dari perhatian, padahal menyimpan segudang pesona yang siap memanjakan matamu. Mulai dari pantai berpasir putih dengan ombak yang menantang para peselancar, hingga bangunan kolonial yang kokoh berdiri sebagai saksi bisu perjalanan bangsa. Saatnya kamu menjelajah lebih dalam dan menemukan sisi lain dari Bumi Rafflesia yang eksotis.
Tempat Wisata di Bengkulu
Berikut ini 18 daftar destinasi tempat wisata di bengkulu yang tersebar di seluruh penjuru provinsi, mulai pantai panjang hingga hutan madapi.
1. Pantai Panjang
Berbicara tentang tempat wisata di Bengkulu, tidak lengkap rasanya tanpa menyebut Pantai Panjang. Sesuai namanya, garis pantai di sini membentang sejauh 7 kilometer dengan hamparan pasir putih yang lembut. Pemandangan ini menjadi favorit masyarakat untuk bersantai sore hari. Keunikan pantai ini terletak pada deretan pohon pinus dan cemara yang tumbuh di sepanjang bibir pantai, menciptakan suasana asri yang jarang kamu temukan di pantai lainnya.
Kamu bisa datang kapan saja karena pantai ini buka 24 jam. Namun, waktu terbaik untuk berkunjung adalah menjelang senja. Saat matahari mulai tenggelam di ufuk barat, langit berubah warna menjadi jingga keemasan. Momen ini sangat sayang untuk dilewatkan, apalagi bagi kamu para pencinta fotografi. Spot dengan tulisan “Pantai Panjang” dan area pedestrian di tepi pantai menjadi latar favorit untuk mengabadikan liburan.
Lokasinya sangat strategis, hanya sekitar 3 kilometer dari pusat Kota Bengkulu. Kamu bisa menggunakan taksi atau ojek online dari Bandara Fatmawati Soekarno menuju kawasan ini. Tidak ada tiket masuk, kamu hanya perlu membayar parkir Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Sembari menikmati pemandangan, jangan lewatkan kesempatan membeli kelapa muda yang dijajakan pedagang lokal. Suasana santai di sini terasa begitu dekat dan bersahabat.
2. Pantai Tapak Paderi
Hanya berjarak beberapa menit dari pusat kota, kamu akan menemukan Pantai Tapak Paderi. Tempat ini menjadi pilihan cepat bagi siapa pun yang ingin menikmati suasana sore tanpa perlu bepergian jauh. Keistimewaan pantai ini adalah pemandangan Benteng Marlborough yang tampak megah dari kejauhan. Perpaduan antara bangunan kolonial dan luasnya lautan menciptakan komposisi visual yang memukau \.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah 30 hingga 45 menit sebelum matahari terbenam. Gunakan pakaian berwarna netral seperti putih atau krem agar kontras dengan langit oranye yang dramatis. Suasana di sini sangat hidup. Kamu akan melihat anak-anak muda bermain papan selancar di ombak yang tidak terlalu besar namun konsisten, cocok bagi peselancar pemula. Nelayan-nelayan dengan perahunya juga menambah semarak pemandangan sore itu.
Biaya berkunjung ke pantai ini cukup terjangkau. Banyak sumber menyebutkan kamu hanya perlu membayar parkir, namun siapkan juga uang kecil sekitar Rp5.000 untuk retribusi jika ada petugas yang memungutnya.
3. Pantai Sungai Suci
Pernahkah kamu membayangkan keindahan Tanah Lot di Bali? Di Bengkulu, kamu bisa menemukan pesona serupa di Pantai Sungai Suci. Terletak di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, pantai ini memiliki keunikan berupa pulau karang kecil yang menjorok ke laut dan dihubungkan dengan jembatan gantung.
Berjalan di atas jembatan setinggi 6-7 meter sementara ombak besar pecah di bawah kaki adalah pengalaman yang sulit dilupakan. Sensasi ini menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung rela mengantre untuk menyeberang. Dari atas jembatan, hamparan Samudera Hindia terbentang luas sejauh mata memandang. Saat cuaca cerah, air laut berwarna biru jernih berpadu dengan formasi batuan eksotis di sekitarnya.
Jarak tempuh dari pusat Kota Bengkulu sekitar 11 kilometer atau 23 kilometer dari Bandara Fatmawati Soekarno. Untuk masuk ke kawasan pantai, tahun 2026 ini kamu cukup membayar tiket Rp5.000 per orang. Jika ingin menyeberangi jembatan, tambahkan Rp5.000 lagi. Tarif parkirnya Rp2.000 untuk motor dan Rp4.000 untuk mobil. Harga yang sangat murah untuk pengalaman liburan yang luar biasa.
4. Pantai Pasar Bawah
Berpindah ke Bengkulu Selatan, kamu akan menemukan Pantai Pasar Bawah atau yang akrab disebut Pantai Duayu Sekundang. Berbeda dengan pantai-pantai sebelumnya yang ramai pengunjung, pantai ini menawarkan suasana lebih tenang dengan nuansa pesisir yang otentik. Hamparan pasirnya luas dan deburan ombaknya menenangkan jiwa.
Keunikan pantai ini terletak pada aktivitas nelayan yang hilir mudik setiap hari. Kamu bisa melihat perahu-perahu tradisional bersandar di bibir pantai, para nelayan membongkar hasil tangkapan, atau bersiap melaut. Pemandangan ini memberikan perspektif berbeda tentang kehidupan masyarakat pesisir Bengkulu. Ombak di pantai ini relatif tenang, sehingga aman untuk berenang atau sekadar bermain air bersama keluarga.
Lokasinya mudah dijangkau, hanya 15 menit dari pusat Kota Manna. Tiket masuknya Rp10.000 per orang, dengan parkir motor Rp1.000 dan mobil Rp2.000. Saat senja tiba, langit akan berubah jingga keemasan dan menciptakan latar sempurna untuk berfoto. Momen ini menjadi incaran para fotografer yang ingin mengabadikan keindahan alam Bengkulu Selatan.
5. Pantai Batu Tahu
Jika kamu mencari destinasi murah meriah namun penuh pengalaman seru, Pantai Batu Tahu adalah jawabannya. Nama unik ini berasal dari bentuk bebatuan pemecah ombak yang tersusun rapi di sepanjang bibir pantai, sekilas mirip potongan tahu. Sejak puluhan tahun lalu, pemerintah membangun komposisi batu ini untuk menahan abrasi, namun kini justru menjadi ikon dan daya tarik tersendiri.
Pantai ini menawarkan pengalaman berbeda. Selain duduk santai di atas batu sambil merasakan hembusan angin laut, kamu juga bisa menyaksikan burung-burung beterbangan di sekitar pantai. Suasana alami ini menambah ketenangan bagi siapa pun yang berkunjung. Pantai Batu Tahu juga terkenal sebagai spot memancing favorit warga sekitar.
Letaknya tidak jauh dari pusat Kota Bengkulu, mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum. Tiket masuknya gratis, cukup bayar parkir Rp2.000 untuk motor dan Rp3.000 untuk mobil. Keindahan lain yang sayang dilewatkan adalah pemandangan matahari terbenam. Sinar jingga keemasan yang memantul di permukaan laut menciptakan panorama romantis yang sempurna untuk mengakhiri hari.
6. Benteng Marlborough
Bagi kamu penggemar sejarah, Benteng Marlborough adalah destinasi wajib. Dibangun pada tahun 1714 oleh East India Company, benteng ini merupakan salah satu benteng pertahanan terbesar Inggris di kawasan Asia Tenggara. Kekuatan dan kemegahannya hanya kalah dari benteng St. George di Madras, India. Arsitekturnya yang khas Eropa abad ke-17 masih berdiri kokoh hingga kini, menghadap langsung ke Samudera Hindia .
Memasuki area benteng seluas 44.000 meter persegi, kamu akan merasakan atmosfer masa lalu. Lorong-lorong batu, gerbang megah, dan lapangan luas di dalam benteng menjadi saksi bisu strategi pertahanan dan perdagangan masa kolonial. Dari atas benteng, panorama laut lepas terhampar luas. Perpaduan antara nilai sejarah dan keindahan alam inilah yang membuat pengunjung betah berlama-lama.
Benteng ini terletak di Jalan Benteng, Kelurahan Kebun Keling, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Lokasinya strategis dekat pusat kota. Tiket masuknya hanya Rp5.000 per orang, dengan tarif parkir Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Benteng buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Datanglah saat pagi hari agar suasana tidak terlalu ramai dan kamu bisa menikmati penjelasan sejarah dengan lebih leluasa.
7. Rumah Pengasingan Bung Karno
Bengkulu memiliki ikatan khusus dengan sejarah kemerdekaan Indonesia. Salah satu buktinya adalah Rumah Pengasingan Bung Karno. Presiden pertama RI ini diasingkan pemerintah kolonial Belanda ke Bengkulu pada tahun 1938 hingga 1942. Rumah bergaya Eropa dengan cat putih khas ini menjadi saksi bagaimana Soekarno menghabiskan masa pengasingannya.
Berbeda dengan sekadar museum biasa, rumah ini menghadirkan suasana yang membuatmu berhenti sejenak. Kamu bisa membayangkan bagaimana Bung Karno merenung, membaca buku, atau berdiskusi dengan tokoh-tokoh lokal di halaman rumah yang ditumbuhi rumput hijau ini. Di sinilah ia juga bertemu dengan gadis Bengkulu yang kelak menjadi istrinya, Fatmawati.
Rumah pengasingan terletak di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 8, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Jaraknya hanya sekitar 700 meter dari rumah Fatmawati. Tiket masuknya sangat terjangkau, sekitar Rp3.000 hingga Rp5.000 untuk dewasa. Datanglah pagi hari agar bisa menikmati penjelasan dari petugas dengan lebih baik. Rumah ini bukan sekadar tujuan wisata, melainkan ruang refleksi yang membuatmu lebih menghargai perjuangan para pendiri bangsa.
8. Monumen Thomas Parr
Di sebelah tenggara Benteng Marlborough, berdiri sebuah monumen putih yang dikenal sebagai Monumen Thomas Parr. Bangunan ini didirikan untuk memperingati perlawanan rakyat Bengkulu terhadap Thomas Parr, residen Inggris yang dikenal angkuh dan ganas. Parr adalah pejabat pertama yang memperkenalkan sistem tanam paksa di Bengkulu. Rakyat yang tak tahan dengan kekejamannya akhirnya mengakhiri riwayatnya pada tahun 1807.
Monumen ini menjadi simbol perlawanan dan semangat juang masyarakat Bengkulu melawan penjajahan. Arsitekturnya bergaya klasik dengan pilar-pilar putih menjulang. Kamu bisa mengunjungi monumen ini kapan saja tanpa dipungut biaya. Lokasinya di Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, mudah dijangkau dari pusat kota.
9. Museum Negeri Bengkulu
Untuk mengenal lebih jauh tentang peradaban dan adat istiadat Bengkulu, Museum Negeri adalah tempat yang tepat. Lembaga ini menyimpan berbagai koleksi benda bersejarah, artefak budaya, serta peninggalan dari masing-masing suku yang mendiami wilayah Bengkulu. Dari pakaian adat, senjata tradisional, hingga naskah kuno, semua tersimpan rapi di sini.
Museum ini berlokasi di Jalan Pembangunan No. 08, Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Jam operasionalnya dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Tiket masuknya sangat murah, hanya Rp2.000 untuk dewasa dan Rp1.000 untuk anak-anak. Mengunjungi museum akan memperkaya wawasanmu tentang kekayaan budaya Bumi Rafflesia.
10. Bukit Kaba
Bagi pencinta petualangan, Bukit Kaba adalah surga tersembunyi. Gunung berapi aktif setinggi 1.938 meter di atas permukaan laut ini terletak di Kabupaten Rejang Lebong. Keistimewaannya terletak pada dua kawah yang masih aktif dengan warna air hijau dan putih kecoklatan. Pemandangan dari puncaknya sungguh eksotis, hamparan hijau perkebunan teh dan hutan lebat membentang di bawah sana .
Terdapat dua jalur pendakian menuju puncak. Jalur pertama berupa tanah yang cocok untuk pendaki pemula. Jalur kedua adalah jalan beraspal meskipun di beberapa bagian kondisinya rusak. Perjalanan menuju puncak memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam. Selama mendaki, kamu akan disuguhi hutan lebat dengan semak belukar di kiri-kanan, serta jurang yang menganga. Tantangan ini sepadan dengan keindahan yang menanti di atas.
Dari puncak Bukit Kaba, kamu juga bisa melihat keindahan Danau Mas Harun Bastari dari ketinggian. Danau dengan pulau berbentuk huruf C di tengahnya ini berjarak sekitar 95 kilometer dari Kota Bengkulu. Saat ini, pengelola juga membuka wahana paralayang bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi terbang sambil menikmati pemandangan Bukit Kaba, dan sambil mendengar legenda Legau Serdam cerita rakyat Bengkulu yang populer.
11. Kebun Teh Kabawetan
Jika kamu ingin merasakan suasana Puncak Bogor versi Bengkulu, datanglah ke Kebun Teh Kabawetan di Kabupaten Kepahiang. Hamparan hijau perkebunan teh seluas ribuan hektar ini akan menyambutmu dengan udara sejuk khas pegunungan. Aroma daun teh segar berpadu dengan kabut tipis di pagi hari menciptakan efek relaksasi alami yang sulit ditemukan di perkotaan.
Banyak pengunjung datang ke sini untuk sekadar piknik, berfoto, atau belajar tentang proses pengolahan teh. Beberapa pengelola membuka tur edukasi di mana kamu bisa belajar mulai dari penanaman, pemetikan, hingga pengolahan daun teh menjadi minuman siap seduh. Aktivitas ini sangat cocok untuk keluarga yang ingin memberikan pengalaman berbeda bagi anak-anak.
Lokasi kebun teh berjarak sekitar 62,9 kilometer dari Kota Bengkulu atau sekitar 1 jam 43 menit perjalanan. Dari pusat Kota Kepahiang, jaraknya hanya 8,6 kilometer atau sekitar 20 menit. Tiket masuknya gratis, cukup membayar parkir. Akhir pekan adalah waktu tersibuk, jadi datanglah lebih awal jika ingin menikmati ketenangan.
12. Bukit Kandis
Terletak di Desa Durian Demang, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bukit Kandis menawarkan pengalaman alam yang tak kalah menarik. Dahulu kala, bukit ini ditumbuhi banyak pohon asam kandis, meskipun sekarang pohon-pohon itu mulai jarang ditemui. Namun, pesona utamanya tetap abadi: kolam mata air alami di puncak bukit yang tidak pernah kering meski musim kemarau tiba.
Pengunjung bisa melakukan berbagai aktivitas di sini. Mulai dari pendakian ringan, berkemah, motor cross, hingga rock climbing. Jalur menuju puncak cukup menantang dengan nuansa “off-road” yang seru namun tetap aman bagi pemula. Sensasi menembus medan berbatu memberikan pengalaman tersendiri yang memacu adrenalin.
Bukit Kandis buka 24 jam dengan tiket masuk dan biaya berkemah hanya Rp5.000 per orang. Udara sejuk dan panorama hijau di sekitarnya akan membuatmu betah berlama-lama. Tempat ini cocok untuk melepas penat atau sekadar belajar tentang alam bersama keluarga.
13. Danau Dendam Tak Sudah
Nama yang unik, tempat yang juga unik. Danau Dendam Tak Sudah terletak di Kelurahan Dusun Besar, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu. Luasnya sekitar 559 hektare dengan permukaan air mencapai 68 hektare. Di balik keindahannya, danau ini menyimpan legenda misteri yang melekat di masyarakat, berkaitan dengan persoalan dendam yang tak kunjung usai.
Terlepas dari cerita mistisnya, danau ini menawarkan panorama alam yang asri. Beragam tumbuhan liar tumbuh subur di sekitarnya, seperti anggrek, matahari, bakung, nilah, ambacang rasa, hingga sikeduduk. Faunanya juga beragam, mulai dari lutung, babi hutan, burung kutilang, ular piton, siamang, kera ekor panjang, hingga berbagai jenis ikan.
Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin suasana hijau tanpa harus keluar jauh dari kota. Pagi hari adalah waktu terbaik untuk berkunjung. Kamu bisa berjalan santai di tepi danau sambil menikmati refleksi air yang tenang, atau mengabadikan momen senja yang lebih kalem dibanding di pantai. Tiket masuknya gratis, biasanya hanya ada biaya parkir atau jika kamu membeli sesuatu dari pedagang sekitar.
14. Napal Jungur
Jika kamu ingin menjauh dari keramaian, Napal Jungur di Kabupaten Seluma bisa menjadi pilihan. Desa ini menyimpan keindahan alam luar biasa dengan air terjun yang masih perawan dan aliran sungai yang memukau. Tebing-tebing batu keras menjulang di sepanjang sungai, menciptakan formasi alami yang indah.
Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 1,5 jam dari pusat Kota Bengkulu menggunakan kendaraan pribadi. Akses jalannya relatif baik meskipun beberapa bagian berkelok dan menanjak. Sesampainya di sana, kamu akan disambut fasilitas cukup memadai seperti area parkir luas, toilet bersih, kantin, dan ruang ganti. Tiket masuknya sangat terjangkau, berkisar antara Rp2.000 hingga Rp3.000.
Yang menarik, pengelolaan tempat wisata ini melibatkan masyarakat lokal melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ada tim khusus yang memantau debit air sungai untuk memastikan keselamatan pengunjung. Keterlibatan pemuda setempat dalam penjagaan dan pembagian tugas menunjukkan semangat gotong royong yang masih kuat. Suasana tenang dan alami di Napal Jungur cocok untuk melepas lelah sejenak dari rutinitas.
15. D’leBAR FARM
Berkunjung ke Bengkulu bersama anak-anak? D’leBAR FARM adalah destinasi yang wajib masuk daftar. Terletak di Datar Lebar, Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, tempat ini menawarkan wisata keluarga dengan konsep modern namun tetap alami. Hanya dengan tiket masuk Rp15.000, kamu sudah bisa menikmati berbagai fasilitas menarik.
Di sini, anak-anak bisa berinteraksi langsung dengan hewan-hewan di mini zoo. Kelinci, marmut, merpati, kalkun, hingga kambing siap menemani mereka bermain. Ada juga kebun buah yang bisa dijelajahi, serta area glamping bagi yang ingin menginap. Fasilitas pendukung seperti kolam renang, playground, dan aula luas untuk berbagai acara juga tersedia.
Yang tak kalah menarik, pengunjung bisa melihat dan mencoba madu lebah trigona langsung dari sarangnya. Pengalaman ini tidak hanya seru tetapi juga edukatif. Lokasinya sekitar 40 menit dari Kota Bengkulu, dengan udara bersih dan sejuk khas pedesaan.
16. Sepit Kancing
Destinasi yang satu ini mungkin belum banyak dikenal, tapi keindahannya luar biasa. Sepit Kancing terletak di Sukarami, Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan. Tempat ini merupakan aliran Sungai Air Bekenang yang diapit batu cadas raksasa, membendung sungai hingga airnya berwarna biru jernih. Perpaduan tebing dan air menciptakan pemandangan yang dramatis, mirip Green Canyon di Jawa Barat.
Nama “Sepit Kancing” berasal dari kata “sempit” dan “mengancing” atau mengunci, merujuk pada formasi batu yang seolah mengunci aliran sungai. Destinasi ini masih sangat asri karena belum banyak diolah secara komersial. Bagi pecinta alam, tempat ini surga tersembunyi yang sayang untuk dilewatkan.
Perlu diingat, untuk mencapai lokasi kamu harus berjalan kaki sekitar 30 menit dari area parkir, melewati kebun kopi warga. Disarankan membawa kunci ganda karena motor hanya akan diparkir di pondok warga sebelum kebun kopi. Usaha ini sepadan dengan keindahan air jernih dan pemandangan alam yang menanti.
17. Canyoneering di Desa Belitar Seberang
Bagi pencinta olahraga ekstrem, canyoneering di Desa Belitar Seberang (Belirang), Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, adalah aktivitas yang wajib dicoba. Di sini, kamu bisa menuruni dua air terjun sekaligus: Air Terjun Tri Sakti setinggi 85 meter dan Air Terjun Puspa Dewi setinggi 120 meter. Pemandu wisata akan menjemputmu dengan mobil offroad menuju lokasi.
Sebelum memulai, kamu akan mendapatkan arahan lengkap dan melakukan pemanasan. Peralatan safety wajib digunakan demi keamanan. Sensasi menuruni dinding air terjun dengan tali, merasakan percikan air dan deru suara jatuhnya air, sungguh memacu adrenalin. Yang menarik, sudah ada fotografer yang siap mengabadikan momenmu dari berbagai titik.
Kunci keberhasilan canyoneering adalah ketenangan. Semakin tenang kamu, semakin bisa menikmati setiap momen, termasuk rintik air yang menyegarkan dan suara alam yang menenangkan. Aktivitas ini menjadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin liburan berbeda dan penuh tantangan.
18. Hutan Madapi
Berada di Desa Pal VII, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, Hutan Madapi adalah kawasan wisata yang dikelola Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Nama Madapi merupakan akronim dari pohon Mahoni, Damar, dan Pinus yang tumbuh subur di sini. Ada juga tanaman kemiri yang menambah keragaman hayati .
Memasuki hutan ini, kamu akan disambut pepohonan menjulang tinggi dengan pemandangan asri. Banyak spot foto menarik dengan latar alam yang instagramable. Area parkirnya luas, cocok untuk kendaraan roda dua maupun empat. Keistimewaan lainnya, tidak ada tiket masuk yang dipungut. Pengunjung hanya diwajibkan menjaga kebersihan selama berada di kawasan. Tempat ini cocok untuk piknik santai atau foto bersama keluarga dengan latar alam yang memukau.
Tabel 12 Destinasi Wisata Favorit di Bengkulu tahun 2026
Berikut daftar tempat wisata di Bengkulu Kota, Utara, Tengah, dan Selatan yang terkenal.
Menyusun Rencana Perjalanan dan Tips Liburan
1. Rekomendasi Itinerary 2 Hari 1 Malam
Bingung menyusun rencana? Berikut rekomendasi perjalanan singkat yang bisa kamu adaptasi:
Hari Pertama: Mulailah perjalanan dengan mengunjungi Benteng Marlborough di pagi hari untuk belajar sejarah sambil menikmati pemandangan laut. Siang harinya, bergerak ke Rumah Pengasingan Bung Karno yang berjarak tidak jauh. Setelah makan siang, lanjutkan ke Danau Dendam Tak Sudah untuk merasakan suasana hijau di tengah kota. Sore harinya, nikmati golden hour di Pantai Panjang atau Pantai Tapak Paderi. Akhiri hari dengan mencicipi kuliner malam di pusat Kota Bengkulu.
Hari Kedua: Pagi hari, kamu bisa langsung menuju Pantai Sungai Suci di Bengkulu Tengah. Abadikan momen di jembatan gantung dan formasi batunya. Jika masih punya waktu dan tenaga, lanjutkan perjalanan ke Bukit Kandis untuk merasakan sensasi “off-road” dan udara sejuk. Alternatif lain, jika ingin pengalaman berbeda, kamu bisa mencoba aktivitas canyoneering atau paralayang di Rejang Lebong.
Kunci menyusun rute yang efisien adalah memprioritaskan destinasi yang berdekatan terlebih dahulu. Bengkulu menawarkan kemudahan karena banyak spot saling berdekatan, sehingga waktumu lebih banyak untuk menikmati, bukan di perjalanan.
2. Akomodasi dan Kuliner Khas
Untuk penginapan, pilihlah area Kota Bengkulu yang dekat dengan akses Pantai Panjang atau Tapak Paderi. Keuntungannya, pagi hari kamu bisa ngopi sambil menikmati pantai, malam hari mudah mencari makan, dan besoknya tinggal meluncur ke spot sejarah. Jika menginginkan suasana lebih tenang, cari penginapan yang sedikit menjauh dari keramaian, namun pastikan masih mudah dijangkau dari destinasi utama.
Jangan pulang sebelum mencicipi kuliner khas Bengkulu. Pendap adalah makanan wajib, semacam pepes ikan berbumbu kelapa dan rempah, dibungkus daun talas lalu daun pisang. Rasanya gurih pedas dan nikmat disantap hangat. Ada juga lemea atau lema, makanan fermentasi rebung dengan ikan yang punya rasa khas pedas gurih. Untuk oleh-oleh, jeruk kalamansi dan produk olahannya bisa kamu temukan di toko oleh-oleh Sari Rasa.
3. Tips Penting Sebelum Berangkat
Beberapa hal perlu kamu perhatikan agar liburan berjalan lancar. Pertama, siapkan uang tunai dalam pecahan kecil. Banyak destinasi yang belum menyediakan mesin EDC atau dompet digital. Kedua, untuk destinasi seperti Pulau Enggano, cek informasi terkait akses transportasi. Ada dua pilihan: kapal laut dari Pelabuhan Pulau Baai dengan tarif sekitar Rp600.000 pulang-pergi, atau pesawat Susi Air dengan tarif serupa.
Ketiga, untuk aktivitas ekstrem seperti canyoneering atau paralayang, pastikan kamu memilih operator resmi dan mematuhi semua prosedur keselamatan. Gunakan pelampung jika disediakan dan jangan ragu bertanya kepada pemandu. Keempat, jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Alam Bengkulu yang asri harus kita jaga bersama.
Bagikan artikel Tempat Wisata di Bengkulu ini kepada teman atau keluargamu yang sedang merencanakan liburan ke Sumatera, agar mereka juga tahu bahwa tempat wisata di Bengkulu kota, utara, tengah, selatan menyimpan sejuta pesona yang sayang untuk dilewatkan.
Baca juga:
- 12 Tempat Wisata di Pagar Alam dari Gunung Dempo hingga Danau Merah
- 11+ Makanan Khas Sumatera Barat dari Rendang hingga Ampiang Dadiah
- 30 Contoh Wisata Budaya di Indonesia dari Sabang sampai Merauke
- Mengenal 15+ Tempat Wisata di Palembang
- Daftar 24 Tempat Wisata di Lampung yang Hits
Referensk:
- https://pariwisata.bengkulukota.go.id/wisata-alam-sejarah-dan-budaya-kota-bengkulu/
- https://bengkuluprov.go.id/destinasi-wisata/
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Apa saja destinasi wisata sejarah paling populer di Bengkulu?
Destinasi wisata sejarah paling populer adalah Benteng Marlborough peninggalan Inggris dan Rumah Pengasingan Bung Karno. Selain itu, terdapat Monumen Thomas Parr di pusat Kota Bengkulu yang juga menyimpan kisah perlawanan rakyat terhadap kolonialisme Inggris.
2. Bagaimana cara menuju Pulau Enggano dari Kota Bengkulu?
Kamu dapat menempuh perjalanan laut menggunakan kapal ferry dari Pelabuhan Pulau Baai yang memakan waktu sekitar 12 jam. Alternatif lebih cepat, kamu bisa menggunakan pesawat perintis Susi Air dari Bandara Fatmawati Soekarno dengan waktu tempuh sekitar 30-45 menit. Harga tiket pulang-pergi untuk kedua moda transportasi ini berkisar di angka Rp600.000.
3. Apakah ada rekomendasi wisata keluarga di Bengkulu?
Tentu ada. Pantai Panjang sangat cocok untuk keluarga dengan anak-anak karena pasirnya yang putih dan luas, serta ombaknya relatif tenang di beberapa titik . Wahana Surya di Bengkulu Tengah menawarkan waterpark terbesar di provinsi ini dengan berbagai permainan air. Taman Hutan Raya Rajo Lelo juga ideal untuk piknik keluarga sambil mengenalkan anak pada aneka tumbuhan langka .
4. Apa saja pilihan oleh-oleh khas yang bisa dibeli di tempat wisata?
Kamu bisa membeli kain besurek, kain khas Bengkulu dengan motif kaligrafi Arab yang unik, banyak dijual di sekitar Benteng Marlborough dan pusat oleh-oleh. Selain itu, jangan lupa mencicipi dan membawa pulang kue bay tat (kue khas peranakan Tionghoa) atau lempuk durian (dodol durian) yang mudah ditemukan di toko oleh-oleh sepanjang perjalanan wisata.
5. Adakah destinasi petualangan menantang selain Bukit Kandis?
Ya, kamu bisa mendaki Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong, sebuah gunung berapi aktif dengan kawah hijau yang eksotis . Atau, coba sensasi arung jeram di Sungai Manna, Bengkulu Selatan, yang memiliki jeram-jeram menantang di tengah pemandangan alam liar. Untuk pengalaman unik, kunjungi Pusat Latihan Gajah Seblat dan ikuti trekking menyusuri hutan lindung ditemani satwa dilindungi.







